Petugas sedang membersihkan tumpahan solar di Jalan Totok Kerot Kabupaten Kediri, Minggu, 2 Agustus 2026. (Foto: Satpol PP Kabupaten Kediri)
KEDIRI – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Grogol, Kabupaten Kediri, bergerak cepat menangani tumpahan solar yang menggenangi badan Jalan Totok Kerot, Dusun Joho, Desa Sumberjo, Kecamatan Ngasem, Minggu (2/8/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang licin sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran.
Laporan mengenai tumpahan bahan bakar diterima petugas dari warga bernama Harjono pada pagi hari. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Damkar langsung diberangkatkan menuju lokasi dan melakukan asesmen guna mengetahui tingkat risiko yang ditimbulkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan proses penanganan dilakukan secara cepat agar aktivitas lalu lintas tidak terganggu lebih lama.
“Petugas menerima laporan dari masyarakat dan segera menuju lokasi. Tumpahan solar di badan jalan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kendaraan tergelincir, bahkan memicu kebakaran apabila terkena percikan api,” ujarnya.
Menurut Kaleb, tim berangkat sekitar pukul 09.15 WIB dan tiba di lokasi pukul 09.52 WIB. Setelah memastikan kondisi di lapangan, petugas langsung melakukan penyemprotan menggunakan satu unit armada pemadam berkapasitas 5.000 liter.
Penyemprotan dilakukan secara merata di sepanjang titik yang terkena tumpahan solar. Air bertekanan digunakan untuk mengurangi lapisan bahan bakar di permukaan aspal sehingga tingkat kelicinan jalan dapat diminimalkan.
“Proses pembersihan berlangsung mulai pukul 09.55 WIB hingga sekitar pukul 11.15 WIB. Seluruh penanganan dilakukan sesuai prosedur operasional standar agar aman bagi petugas maupun pengguna jalan,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, tumpahan solar diduga berasal dari sebuah truk pengangkut bahan bakar yang mengalami kebocoran saat melintas di kawasan tersebut. Solar kemudian tercecer di badan jalan dan membentuk jalur licin yang berpotensi membahayakan pengendara, terutama kendaraan roda dua.
Selama proses pembersihan berlangsung, sejumlah warga turut membantu mengatur arus lalu lintas agar kendaraan dapat melintas secara bergantian. Upaya tersebut dilakukan untuk menghindari kemacetan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.
Setelah penyemprotan selesai dilakukan, kondisi jalan kembali aman dilalui kendaraan. Tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut.
Kaleb mengimbau para pemilik maupun pengemudi kendaraan pengangkut bahan bakar agar lebih teliti melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum beroperasi. Pemeriksaan rutin dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi kebocoran yang dapat membahayakan pengguna jalan lain.
“Kami juga mengapresiasi masyarakat yang cepat memberikan informasi. Laporan yang segera disampaikan membuat penanganan bisa dilakukan lebih cepat sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan,” tambahnya.
Sementara itu, seorang warga Kabupaten Kediri, Fitriani, mengaku bersyukur petugas Damkar segera datang ke lokasi. Menurutnya, Jalan Totok Kerot merupakan jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan dan memiliki beberapa bagian jalan yang bergelombang sehingga sangat berisiko apabila terkena tumpahan bahan bakar.
“Kami berterima kasih karena penanganannya cepat. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi, sebab kondisi jalan di kawasan Totok Kerot memang cukup rawan jika permukaannya licin,” tuturnya.(red/lis)